Thomas Tuchel Inggris Butuh “Brotherhood”
Thomas Tuchel Inggris Butuh “Brotherhood”. Pelatih timnas Inggris, Thomas Tuchel, menegaskan kalau timnya tengah membangun“ brotherhood” yang berarti menjelang Piala Dunia tahun depan.
Dia menekankan kalau semangat kolektif serta rasa silih yakin jadi fondasi utama supaya Inggris dapat tampak selaku kekuatan besar di turnamen mendatang.
Inggris telah membenarkan tempat di putaran final Piala Dunia, tetapi masih mempunyai 2 laga kualifikasi tersisa melawan Serbia di Wembley serta Albania di Tirana. Tuchel memperhitungkan momen ini berarti buat menguatkan solidaritas tim.
Baginya, seluruh pemain wajib merasa bangga jadi bagian dari skuad nasional.“ Kami lagi membangun tenaga, suatu tim, serta rasa persaudaraan yang membuat seluruh orang mau bergabung. Itu yang kami kejar,” ucap Tuchel dalam konferensi pers di St. George’ s Park.
Tidak Terdapat Toleransi buat Pemain yang Mundur
Statment Tuchel ini timbul setahun sehabis 9 pemain mundur dari skuad Inggris di masa interim Lee Carsley. Dikala itu, Harry Kane secara terbuka mengkritik rekan- rekannya yang dikira lebih memprioritaskan klub dibandingkan negeri.

Saat ini, di dasar arahan Tuchel, perilaku semacam itu tidak hendak ditoleransi. Dia menegaskan kalau tiap pemain wajib menguasai resiko kehabisan tempat bila mundur tanpa alibi kokoh.
“ Seluruh ketahui, bila aku menarik diri di waktu yang salah, orang lain dapat mengambil posisi aku,” tegasnya.
Tetapi Tuchel menegaskan pendekatan ini bukan wujud ancaman, melainkan motivasi.“ Kami mau menghasilkan suasana di mana seluruh pemain cinta tiba ke kamp, bangga tampak buat negeri, serta sadar kalau ini merupakan puncak karier mereka,” katanya.
Tenaga Positif Jelang Piala Dunia
Tuchel, yang mengambil alih Gareth Southgate secara permanen pada Januari kemudian, merasa puas dengan perilaku para pemain di pemusatan latihan kali ini.
“ Seluruh pemain mau bergabung, seluruh bergairah. Tidak terdapat yang mau melupakan peluang jadi bagian dari tim ini,” ucapnya.
Dia menyanjung kedudukan Harry Kane selaku pemimpin di ruang ubah, paling utama sehabis si kapten menegaskan komitmen penuh skuad buat tampak optimal.“ Kami telah lolos, tetapi November ini seluruh wajib siap seratus persen,” kata Kane usai kemenangan 5- 0 atas Serbia bulan kemudian.
Dengan suasana positif di kamp latihan serta ketertiban yang terus dilindungi. Tuchel percaya Inggris terletak di jalan yang benar.“ Ini merupakan tingkat paling tinggi sepak bola elite, mewakili negeri Kamu di Piala Dunia. Seperti itu yang wajib dialami tiap pemain,” tutupnya.
Baca juga: Atletico Setuju Conor Gallagher ke MU
Prediksi Inggris vs Serbia 14 Nov
Timnas Inggris dan Timnas Serbia akan berjumpa dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa Tim K. Pertandingan Inggris vs Serbia ini diselenggarakan di Wembley Stadium, London. Pertandingannya dijadwalkan kick- off Jumat, 14 November 2025, jam 02. 45 Wib.
Inggris hendak memainkan laga kandang terakhir mereka di Kualifikasi Piala Dunia 2026 dikala menjamu Serbia. Laga ini jadi ajang pemanasan mengarah turnamen di Amerika Serikat, sebab posisi Inggris di puncak klasemen Tim K telah tidak tergoyahkan. Walaupun begitu, Thomas Tuchel pasti mau lewat fase kualifikasi dengan catatan sempurna.
Di dasar arahan Tuchel, Inggris tampak dominan dengan 6 kemenangan dari 6 pertandingan, mencetak 18 gol tanpa kebobolan satu juga. Hasil ini membenarkan The Three Lions lolos lebih dini ke putaran final, apalagi saat sebelum 2 laga terakhir dimainkan. Kemenangan 5- 0 atas Latvia bulan kemudian menegaskan superioritas mereka di tim ini, sekalian jadi sinyal kalau mesin gol Inggris kembali panas.
Hasil Sempurna untuk Menghapus Keraguan
Untuk Tuchel, hasil sempurna ini sekalian menghapus keraguan yang pernah mengiringi dini masa jabatannya. Dia sukses memulihkan style game melanda Inggris sehabis pernah tampak tumpul melawan tim kecil semacam Andorra. Saat ini, Harry Kane serta rekan setimnya lagi memburu kemenangan ketujuh beruntun sekalian clean sheet kelima secara beruntun di seluruh ajang.
Di sisi lain, Serbia tiba ke Wembley dengan suasana yang jauh lebih rumit. Mereka baru saja menunjuk Veljko Paunovic selaku pelatih baru mengambil alih Dragan Stojkovic. Yang mundur usai kalah 0- 1 dari Albania bulan kemudian. Posisi Serbia di peringkat ketiga masih membuka kesempatan buat lolos ke playoff. Namun mereka harus mencuri poin di Wembley sambil berharap Albania terpeleset dari Andorra.
Realitasnya, beban Serbia lumayan berat. Mereka telah menelan kekalahan 0- 5 dari Inggris 2 bulan kemudian, serta saat ini tiba tanpa si pencetak gol paling banyak selama masa, Aleksandar Mitrovic. Paunovic bisa jadi hendak bawa pendekatan berbeda dengan pertahanan 4 bek serta menekankan penyeimbang. Namun laga debutnya jelas bukan yang sempurna. Mengalami tim dengan keyakinan diri setinggi Inggris di kandang sendiri. Ayo coba permainan gampang menang hari ini bersama empire88!