Patrick Kluivert Sebut Masih Ingin Melatih Timnas
Patrick Kluivert Sebut Masih Ingin Melatih Timnas. Mantan pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert sejatinya masih ingin menangani Skuad Garuda. Ia menyampaikan hal tersebut saat berbincang dengan media Belanda, VoetbalPrimeur.
Kluivert hadir dalam agenda pembukaan Cruyff Court Amsterdam-Noord. Dalam kesempatan itu, ia turut menjawab pertanyaan mengenai pengalamannya menangani Timnas Indonesia.
Ketika ditanya soal demam sepak bola di Indonesia, Kluivert tidak ragu memberikan respons tegas. Ia menggambarkan atmosfer yang dirasakannya selama bekerja di Indonesia.
“Itu luar biasa. Sungguh, saya belum pernah bekerja dalam euforia seperti itu, tentu saja dalam arti yang positif,” ujar Kluivert.
Tergila-gila dengan Sepak Bola
Ia menilai besarnya jumlah penduduk Indonesia turut memengaruhi tingginya antusiasme terhadap sepak bola. Menurutnya, dukungan publik menjadi pengalaman tersendiri dalam karier kepelatihannya.
“Jumlah orang di sana memang sangat besar, maksud saya 300 juta orang yang benar-benar tergila-gila pada sepak bola,” katanya.
Kluivert juga menyinggung hasil yang diraih selama menangani Timnas Indonesia. Ia mengakui target yang dicanangkan sebelumnya belum tercapai.
“Saya bekerja dengan sangat fantastis, sayangnya kami tidak mencapai apa yang menjadi tujuan kami,” ucapnya.

Tetap Cinta dengan Indonesia
Mantan penyerang Timnas Belanda itu mengungkapkan keinginannya untuk tetap melanjutkan pekerjaannya bersama Timnas Indonesia. Namun, ia memastikan situasi yang ada saat itu membuat hal tersebut tidak bisa terwujud.
“Namun, saya sebenarnya sangat ingin melanjutkan, sayangnya itu tidak memungkinkan,” tuturnya.
Kluivert dipecat PSSI pada Oktober 2026 atau hanya sembilan bulan setelah menjadi pelatih Timnas Indonesia. Pasalnya, ia gagal meloloskan Skuad Garuda ke Piala Dunia 2026.
“Tetapi saya menyimpan rasa cinta yang sangat hangat untuk Indonesia dan saya akan selalu menghargai semua yang telah saya alami di Indonesia,” imbuhnya.
Berbicara kepada wartawan usai pertandingan, Arteta tidak menghindar dari tanggung jawab. Ia justru meminta seluruh kritik diarahkan kepada tim secara kolektif, bukan hanya kepada individu tertentu.
“Pertanyaan apa pun, kritik apa pun, opini apa pun, Anda harus menerimanya dengan lapang dada hari ini. Itu saja. Peluru apa pun, terimalah, karena kami tidak tampil pada level yang dibutuhkan,” kata Arteta.
“Saya sangat kecewa, tentu saja, dengan hasilnya, dengan cara pertandingan berakhir, tetapi kami harus menyalahkan diri sendiri atas performa di babak kedua,” lanjut pelatih asal Spanyol itu. Menurut Arteta, kekecewaan ini harus dijadikan momentum refleksi untuk memperbaiki tim. Ia menilai Arsenal tidak boleh terlalu larut dalam frustrasi karena jadwal padat sudah menanti.
Mengalir
Belum lama ini, Kluivert diwawancarai Voetbal Primeur, dengan salah satu pertanyaannya adalah soal kemungkinan bekerja untuk Ajax Amsterdam. Ia mengaku belum didekati Jordi Cruyff selaku Direktur Teknik Ajax, dan enggan melakukan spekulasi apapun.
“Anda seharusnya tidak membuat sepak bola lebih rumit daripada seharusnya. Jaga agar tetap sederhana, tetapi efektif. Kami merasakan hal yang sama,” kata Kluivert menjawab pertanyaan dari media Belanda tersebut.
“Dia belum menghubungi saya, tetapi saya akan membiarkan itu terbuka,” lanjut pria berusia 49 tahun itu.
Baca juga: Bukayo Saka Bertahan di Arsenal untuk Jangka Panjang
Kenangan di Ajax
Patrick Kluivert punya ikatan emosional dengan Ajax. Ia diorbitkan Ajax sejak masih belia, hingga meraih banyak kesuksesan termasuk menjuarai Eredivisie hingga Liga Champions.
Total ia memainkan 100 laga, mencetak 52 gol plus 15 assist untuk Ajax. Kemudian Kluivert melanglang buana ke AC Milan, Barcelona, Newcastle, hingga Valencia.
Di sela-sela kesibukannya, Kluivert baru saja membuka lapangan sepak bola sebagai bagian dari duta yayasan Cruyff di Amsterdam-Noord.
“Suatu kehormatan untuk menjadi duta besar untuk Yayasan Cruyff. Ada banyak kenangan di Ajax, terutama saya sangat tergila-gila pada Marco van Basten,” jelas Patrick Kluivert.
Menarik nantinya jika Patrick Kluivert bekerja untuk Ajax. Ia akan reuni kembali bersama Jordi Cruyff, Denny Landzaat, dan Maarten Paes yang lebih dulu bergabung. Mainkan macan empire link gaming resmi terbaik saat ini untuk bermain dan seru-seruan hari ini!