Inter vs Roma : Nerazurri Buktikan Kelasnya
Pertandingan Inter vs Roma pada minggu ke- 31 Serie A 2025- 2026 berlangsung di Stadio Giuseppe Meazza/ San Siro, Senin( 6/ 4/ 2026) jam 01. 45 Wib. Laga Liga Italia ini menciptakan 7 gol dengan Inter Milan menang meyakinkan 5- 2.
Lautaro Martinez, yang kembali dari cedera sehabis menepi semenjak 18 Februari kemudian, bawa Inter unggul kilat pada menit awal sehabis menggunakan umpan Marcus Thuram. AS Roma pernah membandingkan skor lewat Gianluca Mancini pada menit ke- 40 saat sebelum Hakan Calhanoglu mencetak gol pada menit 45+2 buat menutup babak awal 2- 1.
Merambah babak kedua Inter vs Roma, Lautaro kembali mencetak gol pada menit ke- 52. Inter setelah itu menghindar melalui gol Thuram menit ke- 55 serta Nicolo Barella menit ke- 63, sedangkan Roma cuma sanggup membalas melalui Lorenzo Pellegrini pada menit ke- 70.
Hasil akhir Inter vs Roma ini membuat tuan rumah kuat di puncak klasemen dengan 72 poin. Sedangkan itu, Roma tertahan di posisi keenam dengan 54 poin serta mengalami tekanan dalam perebutan tiket Liga Champions.
Marcus Thuram Tusuk Tajam
Gol tersebut bermula dari aksi orang Marcus Thuram yang menusuk tajam ke kotak penalti Roma.
Penyerang asal Prancis itu setelah itu membebaskan umpan matang kepada Martinez.
Dengan tenang, si kapten membebaskan sontekan keras yang tidak sanggup dibendung kiper lawan.
Walaupun terus memencet, gawang Inter malah kemalingan pada menit ke- 40.
Bek Roma, Gianluca Mancini, sukses membandingkan peran melalui sundulan maut menggunakan umpan silang akurat Devyne Rensch.
Tetapi, skor imbang tidak bertahan lama.
Jelang turun minum( 45+2), Hakan Calhanoglu kembali bawa Inter unggul lewat golnya yang menutup babak awal dengan skor 2- 1.
Sehabis gol pembuka, Inter terus melancarkan tekanan. Federico Dimarco pernah menghasilkan ancaman lewat tembakan jarak jauh, tetapi kiper Roma, Mile Svilar, sukses mengamankannya. Roma berupaya merespons dengan serbuan balik, tercantum sundulan Donyel Malen, namun Yann Sommer sigap melindungi gawang Inter.
Roma Pernah Membandingkan, Inter Kembali Unggul di Injury Time

Upaya AS Roma membuahkan hasil pada menit ke- 40 kala Gianluca Mancini sukses membandingkan peran jadi 1- 1. Gol tersebut lahir dari sundulan Mancini yang menggunakan umpan silang Devyne Rensch.
Tetapi, keunggulan Roma tidak berlangsung lama. Menjelang akhir babak awal, tepatnya di masa injury time, Hakan Calhanoglu mencetak gol spektakuler dari luar kotak penalti. Tembakan melengkungnya tidak sanggup diduga oleh Svilar, membenarkan Inter kembali mengetuai 2- 1 dikala sela waktu.
Baca juga: Arsenal Bisa Sejauh Ini Juga Berkat Chelsea
Performa Kasar Inter di Babak Kedua
Merambah babak kedua, Inter Milan tampak terus menjadi kasar serta memperlebar jarak. Lautaro Martinez kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke- 52, sehabis Marcus Thuram jadi kreator gol dengan umpan yang dituntaskan Lautaro dengan tembakan mendatar.
Cuma 3 menit berselang, giliran Thuram yang mencetak gol kelima untuk Inter, semacam dikutip dari Bola. Dia sukses menanduk bola hasil sepak pojok Calhanoglu, bawa keunggulan jadi 4- 1. Inter belum menyudahi, Nicolo Barella meningkatkan gol kelima di menit ke- 63 dengan sepakan keras dari dalam kotak penalti.
Roma pernah memperkecil ketertinggalan di menit ke- 70 lewat Lorenzo Pellegrini yang menggunakan umpan tarik Donyel Malen. Tetapi, tidak terdapat gol bonus yang terbentuk sampai pertandingan berakhir. Kemenangan ini terus menjadi mengukuhkan Inter Milan selaku kandidat utama perburuan gelar juara Liga Italia musim ini. Coba mainkan serunya permainan indocair link gaming online terbaik saat ini!
FT: Inter 5- 2 Roma( Martinez 1, 52, Calhanoglu 45+2, Thuram 56, Barella 63; Mancini 40, Pellegrini 70)
Berikut lapisan pemain Inter vs Roma:
Inter( 3- 5- 2): 1- Sommer; 25- Akanji, 15- Acerbi, 95- Bastoni( 36- Darmian 59); 2- Dumfries, 23- Barella, 20- Calhanoglu( 8- Sucic 67), 7- Zielinski( Mkhitaryan 77), 32- Dimarco; 9- Thuram( 94- Esposito 68), 10- Martinez( 14- Bonny 14)
Pelatih: Chivu
Roma( 3- 4- 2- 1): 99- Svilar; 22- Hermoso( Ziolkowski 82), 5- Ndicka, 23- Mancini( 87- Ghilardi 47); 2- Rensch( 12- Tsimikas 59), 61- Pisilli, 4- Cristante, 19- Celik; 7- Pellegrini, 10- Soule( 92- El Shaarawy 66); 14- Malen
Pelatih: Gasperini